ukhuwah

Sahabat, 

tlah lama kita saling mengenal..
hanya sedetik saja.
Mungkin tanpa kita sadari,
hati-hati ini saling terikat satu sama lain.
ingatkah kawan ketika kita terhantak dari tidur kita..
bersujud memanjatkan doa untuk saudaranya yang lain..
menangis untuk dikuatkan ikatannya..
Allah mendengar doa-doa kita..
Ia ‘menjebak’ kita dalam kebersamaan di jalan yang berkelok-kelok ini.
Ia percaya bahwa kita dapat melaluinya bersama.

Jika batu besar menghadang di depan kita,
berjanjilah kawan,
kita akan menghadapinya bersama.
Sungguh Allah zat yang Maha Adil.
Dan Ia akan memberikan cobaan sesuai dengan tingkatan hamba-Nya.
Allah memberikan cobaan ini pada hamba-Nya yang Allah tahu ia adalah orang-orang yang mampu menghadapinya.

“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai dan berkasih sayang adalah ibarat satu tubuh; apabila satu organnya merasa sakit, maka seluruh tubuh akan sulit tidur dan merasa demam.” (HR. Muslim)

Ketika ukhuwah ini ditancapkan dalam jiwa-jiwa kita.
Ukhuwah kita tak butuh retorika.
Cukup kita yang tau manisnya ukhuwah ini.
Kita buktikan bahwa kita adalah laskar-laskar Islam
yang tinggi tanggungjawabnya, besar hatinya,
tidak hanya sekedar ucapan belaka,
kita buktikan raga ini dapat ditempa dengan ujian seberat apapun.
Kita hebat.
Militansi kita tinggi.
Prestasi kita besar.

Untuk Allah kita bekerja, maka cukup pada-Nya lah kita percaya.
Janganlah kekecewaan menghadangmu untuk terus bergerak
Tidakkah ukhuwah ini lebih berharga dari apapun yang menghujam hatimu?

Hadapi, terus hadapi!

persahabatan tiga orang perempuan berjilbab